Artikel

Empat Inovasi yang Akan Mengubah Peta Bisnis Dunia di Masa Depan

    Dibaca 408 kali

Berbagai inovasi yang muncul saat ini telah berhasil mengubah sendi-sendi kehidupan manusia, termasuk dalam hal bisnis atau dunia usaha. Lalu, kira-kira inovasi apa yang dapat mengubah peta bisnis dunia di masa depan?

Revolusi digital yang telah ditorehkan oleh tiga serangkai raksasa teknologi yaitu Microsoft, Google, dan Apple telah membawa pengaruh yang signifikan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Kehadiran internet terbukti mampu memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bidang sosial maupun bidang ekonomi.

Perkembangan medial sosial yang dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami masa kejayaannya membuat interaksi antarnegara semakin mudah dilakukan berkat adanya internet. Kemajuan digital juga turut berimbas pada derasnya arus informasi, baik informasi dari dalam maupun luar negeri yang dapat diakses dengan mudah melalui internet oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun.

Kini layanan Short Mesagge Service (SMS) dan jenis handphone biasa sudah mulai ditinggalkan oleh para penggunanya. Setiap harinya, ada berbagai jenis produk smartphoneyang membanjiri pasar mulai dari harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Smartphone pun tak lagi menjadi barang yang mewah, bahkan tukang sayur pun telah mahir memainkan gawai satu ini. Belum lagi, tren belanja online dan berbagai aplikasi dalam smartphone yang menjanjikan kemudahan dalam hidup pun kian bertambah banyak. Hal itu seolah menjadi bukti bahwa inovasi telah mampu mengubah hidup banyak orang.

Namun inovasi tidak lantas berhenti di situ. Inovasi selalu berkembang dari waktu ke waktu. Lalu, kira-kira inovasi apa sajakah yang dapat mengubah peta bisnis di masa depan? Simak ulasannya berikut ini:

1. Car-to-Car Communication

Pernahkah Anda membayangkan ada sebuah mobil tanpa sopir dengan teknologi canggih? Saat ini, General Motors sedang bekerja sama dengan University of Michigan dan National Highway Traffic Safety Administration untuk mengembangkan perangkat lunak baru sebagai pengaman dalam berkendara bernama Car-to-car Communication.

Perangkat lunak Car-to-car Communication mampu mentransmisikan posisi, kecepatan, penggunaan rem, dan data-data lainnya kepada semua mobil yang ada di dekatnya. Perubahan algoritma akan dikumpulkan setiap detiknya dan diberitahukan kepada sopir jika terjadi ancaman atau bahaya dari kendaraan lain. Sistem ini sangat berpotensi untuk mereduksi tingkat kecelakaan saat berkendara sekaligus mempromosikan bagaimana cara menyetir mobil yang aman.

2. Internet of DNA

Tahukah Anda bahwa DNA (Deoxyribonucleic Acid) memainkan peranan yang sangat penting dalam memajukan kehidupan manusia? Di wilayah tertentu, bahkan sudah ada dokter yang telah terbiasa menggunakan DNA sebagai bahan dasar untuk mendapatkan resep obat terhadap jenis penyakit yang langka. Tentu saja hal ini akan merevolusi cara-cara pengobatan yang lama.

Saat ini, catatan digital yang memuat urutan berbagai kumpulan DNA membuat para peneliti kesulitan untuk menyebarkannya melalui dunia maya. Di samping itu, isu mengenai privasi juga menjadi pertimbangan cukup serius yang tak bisa direlakkan. Global Alliance for Genomics and Health saat ini sedang mencoba menyelesaikan kedua isu ini agar mempermudah langkah mereka untuk mempelajari jejak-jejak DNA manusia. Hal ini membuat mereka yakin bahwa di masa depan usaha mereka akan dapat merevolusi pengobatan medis secara besar-besaran.

3. Project Loon

Tahun lalu, para jajaran Google berdiskusi tentang bagaimana caranya agar pengguna internet di seluruh dunia bisa menikmati jaringan wireless dengan mudah. Google pun berencana untuk membuat sebuah balon udara wireless berukuran raksasa yang akan terbang pada lapisan udara stratosphere.Balon udara wireless tersebut akan terbang mengelilingi dunia dan memberikan sinyal kepada masyarakat setempat.

Tujuan utama Google melalui project ini ialah untuk memberikan dampak positif dan manfaat jaringan internet yang cepat bagi pengguna internet di seluruh dunia. Meskipun sudah begitu banyak orang yang dapat memanfaatkan internet, Google memahami betul bahwa ada orang-orang yang kurang beruntung karena belum memiliki akses untuk berselancar di dunia maya dengan nyaman, terutama di bagian negara dunia ketiga. Google juga tengah mengembangkan sebuah teknologi agar balon raksasa tersebut bisa mengudara tanpa harus menggunakan bahan bakar.

4. Nano-Architecture

Paradigma konvensional mengatakan bahwa material berat bersifat keras dan material ringan bersifat fleksibel. Teknologi Nano-Architecture membuktikan bahwa aturan paradigma diatas bisa direalisasikan dalam teknologi Nano. Peneliti dari universitas teknik terbaik dunia seperti Massachussets Institute of TechnologyCaltech, dan Lawrence Livermore National Laboratory sedang menguji bagaimana menggunakan material-material bangunan dalam baterai-baterai bertenaga high density. Teknologi ini diharapapkan dapat membuat bahan material dari yang sangat keras hingga yang paling lunak agar mampu mampu menghasilkan berbagai varietas produk di masa depan.


Share :